RedDoorz: Medan dan Pangandaran Jadi Destinasi Primadona di Musim Libur Sekolah 2026

GARUDANEWS.co, Jakarta – RedDoorz, platform teknologi perhotelan dan akomodasi multi-brand terkemuka di Asia Tenggara, mencatat dua kota yang menjadi primadona sepanjang musim libur sekolah tahun ini. Dari catatan RedDoorz, sepanjang musim libur sekolah pada periode 22 Juni-12 Juli 2026, Medan menjadi kota besar yang mencatatkan tingkat pertumbuhan okupansi dan penjualan kamar yang signifikan dibandingkan kota besar lainnya.

Selama periode libur sekolah, Bandara Internasional Kualanamu melayani 421.059 penumpang dan mencatat 2.998 pergerakan pesawat. Hal ini mencerminkan peningkatan arus perjalanan menuju dan dari wilayah tersebut. Sejalan dengan tren tersebut, properti RedDoorz di Medan mencatat pertumbuhan lebih dari 50% secara tahunan (YoY), baik dari sisi tingkat hunian maupun jumlah penjualan kamar, melampaui rata-rata pertumbuhan yang tercatat di kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Vibhor Atal, Director of Demand RedDoorz, menyatakan bahwa di musim liburan sekolah tahun ini, terdapat perubahan perilaku dimana pelancong lebih berhati-hati dalam pengelolaan anggaran liburan, sehingga banyak keluarga memilih akomodasi terjangkau untuk menghemat bujet liburan. Sementara dari segi demografi usia, generasi Milenial, terutama yang bepergian bersama anak-anak mereka, tetap menjadi segmen pelanggan terbesar yang mendorong permintaan kamar di seluruh lini di bawah naungan RedDoorz.

“Liburan sekolah menjadi pendorong utama permintaan karena banyak keluarga memanfaatkan kesempatan untuk berlibur. Selain itu, tahun ini terdapat tren berlibur ke destinasi yang dekat (dengan tempat tinggal/asal). Dibandingkan bepergian jauh atau mahal, mayoritas wisatawan lebih memilih short getaway ke lokasi yang terjangkau dengan mobil atau ke kota sekitar,” ujar Vibhor.

Selain Medan, Pangandaran di Provinsi Jawa Barat menjadi kota atau destinasi wisata yang potensial dan terus tumbuh karena tingkat okupansi maupun penjualan kamarnya yang pesat. Musim liburan ini, Pangandaran mencatatkan tingkat pertumbuhan okupansi sebesar lebih dari 80% (YoY), sementara penjualan kamar melesat hingga tiga kali lipat (YoY).

“Sejak pertengahan Juni, Pangandaran memiliki agenda tahunan Hajat Laut yang menjadi daya tarik. Memasuki bulan Juli, pengunjung ke Pangandaran mulai fokus pada atraksi pantai dan olahraga air yang bertepatan dengan puncak musim libur sekolah,” tambah Vibhor.

Secara keseluruhan, portofolio multi-brand RedDoorz yang mencakup SANS, Urbanview, The Lavana, dan RedDoorz mencatat kinerja solid melalui pertumbuhan jumlah kamar yang terjual sebesar 30% (YoY). Sementara itu, The Lavana, brand yang berfokus pada akomodasi vila, mencatat kinerja yang lebih kuat dengan pertumbuhan jumlah kamar yang terjual lebih dari 50% (YoY).

“Hal ini mengindikasikan bahwa meski konsumen semakin cermat mengelola anggaran perjalanan mereka, minat pasar terhadap properti vila tetap memiliki potensi pertumbuhan yang kuat,” pungkas Vibhor.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *