Tumbuh di Indonesia, Ternyata Daun Ini Punya Manfaat Kesehatan Luar Biasa!

GARUDANEWS.co, Jakarta – Ketumbar dikenal sebagai salah satu tanaman herbal Indonesia yang paling kontroversial. Sebagian orang menyukainya karena aroma dan rasanya yang segar, sementara yang lain membencinya karena terasa seperti sabun.

Menurut Brooke Baevsky, koki pribadi dan CEO In the Kitchen with Chef Bae, sekitar 4–14% populasi di Amerika Serikat memiliki variasi genetik yang membuat daun ketumbar terasa seperti sabun. Namun bagi kebanyakan orang, daun hijau ini justru menambah cita rasa pada salad, sambal, atau guacamole.

Ketumbar dan Manfaat Kesehatan

Dilansir dari Independent dan CNBC Indonesia, daun ketumbar memiliki manfaat kesehatan yang mengejutkan. Beberapa di antaranya:

  • Mengurangi Peradangan Ketumbar membantu meredakan peradangan yang dapat memicu penyakit autoimun, jantung, kanker, dan gangguan saraf.
  • Kaya Antioksidan dan Vitamin C Senyawa aktif dalam ketumbar berfungsi sebagai antioksidan alami yang melawan radikal bebas.
  • Mendukung Metabolisme dan Gula Darah Studi dari Italia tahun 2023 menyebutkan bahwa ekstrak ketumbar efektif untuk mengatasi obesitas, sindrom metabolik, dan diabetes.

“Diabetes tipe 2 dan peradangan saling memperburuk satu sama lain,” jelas University of Utah.

Efek Positif untuk Otak dan Mental

Penelitian dari U.C. Irvine menemukan bahwa senyawa dodecenal dalam daun ketumbar dapat membuka saluran kalium dan menurunkan eksitabilitas sel saraf. Ini berpotensi menjadikan ketumbar sebagai antikonvulsan alami untuk penderita epilepsi.

Selain itu, studi pada hewan menunjukkan bahwa ketumbar mungkin seefektif Valium dalam meredakan kecemasan. Meski hasilnya menjanjikan, uji klinis pada manusia masih diperlukan.

Sejarah Panjang dan Khasiat Tambahan

Ketumbar telah dikonsumsi selama lebih dari 8.000 tahun. Tanaman ini ditemukan di makam Raja Mesir Tutankhamun dan digunakan dalam ramuan Tiongkok kuno yang dipercaya memberi keabadian.

Meski belum terbukti membuat awet muda, daun ketumbar juga memiliki efek antibakteri alami.

“Dan yang terbaik, rasanya enak!” ujar Dr. Geoff Abbott dari U.C. Irvine.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *