Bisnis Es Buah Kelapa Muda Di Bulan Ramadhan

by
Sari, Penjual Es Buah Kepala

Garudanews, Samarinda – Es buah kelapa merupakan minuman dengan menggunakan bahan dasar buah kelapa. Biasanya es buah kelapa dapat dengan mudah dijumpai mulai dari restoran, di mall, hingga di pinggir jalan.

Menjalankan bisnis ini tidaklah begitu sulit, modalnya lumayan minim dan peralatan secukupnya, sudah bisa dijalankan. Selain itu, usaha ini bisa dijalankan juga di depan rumah, artinya tidak memerlukan tempat besar untuk memulai usaha tersebut.

Peluang pasar dari bisnis es buah kelapa ini cukup baik. Pasalnya jenis minuman ini banyak digemari oleh banyak kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, apalagi dalam suasana bulan ramadhan seperti saat ini, bahkan beberapa konsumen menjadikan nomor wahid di kelas buah-buahan.

Namun perlu di ketahui banyaknya kompetitor dalam bisnis ini tentunya sebagai pelaku bisnis agar lebih kreatif dan inovatif dalam menghasilkan produk es buah kelapa yang berkualitas, mulai variasi rasa, inovasi olahan, kemasan yang penuh kreasi cemerlang, dan juga display etalase dapat diisi dengan warna yang memikat dan menarik.

Seperti Sari, sapaannya. Mahasiswi di Kota Samarinda jurusan administrasi bisnis, dengan pemilik nama lengkap Diana Ela Sari, mahasiswi berparas cantik nan ayu ini, tak sungkan berjualan es buah kelapa muda, Ia pernah viral di media sosial, Mahasiswi Politeknik Negeri Samarinda itu tak malu berjualan es kelapa muda di tepi jalan, “tepatnya di Samarinda seberang jalan Ciptomangunkusumo RT 07 Kecamatan Gunung Lipan Kota Samarinda, dan baru-baru aja buka lagi bulan puasa ini, tepatnya di GOR Segiri”, kata Sari, menjelaskan.

Sejak masih duduk di bangku SMP, Sari sudah telaten membantu orang tuanya berjualan es kelapa muda, untuk menambahan penghasilan keluarga, lembut gemulai serta paras ayunya tidak membuat Sari malu atau minder mengupas buah kelapa, bahkan ia terlihat sangat fasih dan profesional mengupas buah kelapa.

“Menurut saya sangat bersyukur dan seneng banget karena dijulukin seperti itu dan nggak menyangka di julukin penjual es kelapa muda cantik,” ucapnya ramah.

Sari menceritakan kegiatan sehari-harinya, membantu sang ibu menjual es kelapa muda. Sebelumnya dia sempat bekerja di sebuah klinik. Dengan ramah ia menuturkan jika dirinya yang langsung melayani para pelanggan es buah kelapa. Selain ibunya dan dirinya, kakaknya juga kerap membantu mereka berjualan.

“Ya kebetulan saya sendiri yang langsung melayani pembeli, terkadang ibu saya atau kakak saya,” terangnya.

Lanjut, ia mengatakan bahwa apapun pekerjaan yang ada di depan mata disyukurinya. Menurutnya kita jangan pernah malu dengan pekerjaan sendiri selama itu halal dan berkah.

“Jangan mudah menyerah, tetap semangat, terus bekerja keras, untuk masa depan, nikmati prosesnya karena usaha tidak menghianati hasil,” ungkapnya. (*)