Mengajari Anak-Anak Membaca Alquran Usia Dini

by
Anak Usia Dini Membaca Al-Qur’an

Garudanews, Makassar — Mengamalkan kitab suci Al-Qur’an merupakan sesuatu yang wajib dilakukan oleh semua umat Islam. Al-qur’an merupakan kitab suci yang diturunkan oleh Allah S.W.T kepada Nabi Muhammad S.A.W. Di dalam kitab Al-Qur’an ini terdapat berbagai macam amalan suci yang berisi tentang penjelasan kehidupan bagi umat Islam.

Sudah sewajarnya sebagai umat Islam harus bisa membaca Al-Qur’an. Sejak dini, peran orang tua dan pengajar diperlukan agar anak-anak bisa membaca Al-Qur’an dengan tajwid yang benar. Kontribusi dua pihak tersebut tentunya tidak boleh dianggap sepele.

Anak-anak perlu dikenalkan dengan Al-Qur’an sejak dini, agar mereka bisa merekatkan hubungan rohaninya dengan Al-Qur’an. Seperti yang kita ketahui, bahwa sebagai orang ‘ajam (bukan penutur bahasa Arab), membaca huruf Arab sedikit sulit. Maka dari itu diperlukan tips yang jitu agar anak-anak mudah membaca Al-Qur’an dengan baik.

Ada 3 tahap proses belajar yang Al-Qur’an yang harus diperhatikan dengan baik oleh orang tua yaitu:

1. Sebelum Mulai Pembelajaran

Pada tahap pertama, pengajar atau orang tua harus membuat anak-anak meningkatkan konsentrasi mereka. Agar anak-anak menjadi lebih fokus dengan apa yang akan dipelajari nanti.

Membiasakan anak-anak untuk berdo’a sebelum memulai pembelajaran agar diberi rahmat dan ilmu yang diserap menjadi barokah.

Berikan pemanasan singkat dengan mengawali bercerita tentang hikmah apa saja yang didapatkan dari membaca Al-Qur’an. Jelaskan secara umum keutamaan membaca Al-Qur’an.

2. Selama Masa Pembelajaran

Dianjurkan mengajari anak-anak membaca Al-Qur’an langsung dari mushaf. Dalam pembelajaran, jangan lupa untuk mengajarkan juga tentang ilmu tajwid agar bacaannya benar. Ilmu tajwid yang sangat luas tidak perlu langsung diajarkan semuanya, secara bertahap saja.

Namun, pastikan mengajarkan ilmu tajwid dari yang paling dasar terlebih dahulu.

Mencontohkan bacaan Al-Qur’an di awal pembelajaran. Tujuannya untuk memberikan gambaran bagaimana membaca Al-Qur’an yang tepat. Boleh dilakukan sekali terlebih dahulu.

Setelah membacakan contoh bacaan Al-Qur’an, perintahkan anak-anak untuk membaca sepenggal demi sepenggal ayat Al-Qur’an secara bersamaan. Lakukan berkali-kali.

Apabila mengajarkan membaca Al-Qur’an kepada lebih dari satu anak, bagilah waktu dengan baik. Gunakan metode baca-ulang-benarkan. Jika  sedang membenarkan bacaan anak yang salah, suruh anak yang lain mengulang bacaan surah secara bersamaan. Selanjutnya bergantian seperti itu.

Selanjutnya minta anak-anak untuk membaca satu persatu. Hal ini bertujuan agar bacaan setiap anak bisa di-review letak kesalahannya ada sebelah dimana.

3. Setelah Masa Pembelajaran

Biasakan mengajarkan membaca hamdalah dan do’a bersyukur kepada Allah SWT setelah mendapatkan atau mengajarkan ilmu membaca Al-Qur’an. Untuk mengetahui tingkat pemahaman anak-anak, buatlah diskusi skala kecil dengan mengajukan pertanyaan yang sifatnya ringan. Anggap saja sebagai evaluasi hasil pembelajaran.

Di dalam diskusi tersebut, ajukan juga pertanyaan mengenai makna surah yang telah dibaca sebelumnya. Agar anak-anak tidak hanya tahu bacaan saja namun lemah dalam pemahaman makna.

Tanamkan ke dalam jiwa anak-anak bahwa membaca Al-Qur’an merupakan salah satu ibadah terhadap Allah SWT. Dan tanamkan juga bahwa siapa yang mempelajari Al-Qur’an dengan sungguh-sungguh akan mendapat pahala yang berlimpah.

Dari hasil evaluasi, berikan tugas target untuk anak yang masih tidak lancar dalam membaca surah tertentu. Suruh dia mengulang bacaan hingga lancar. Pastikan juga memahami makna surahnya.

Jangan menjadi pengajar pasif. Tegur dan perbaiki apabila anak melakukan kesalahan dalam bacaan. Membenarkan kesalahan membaca Al-Qur’an di awal memang dianjurkan daripada kesalahan tersebut terus tertimbun hingga usia tua. (*)