GARUDANEWS.co, Pematangsiantar – Wawancara eksklusif dengan keluarga korban yang meninggal dunia tertabrak kereta api yang terjadi pada Kamis (22/1/26) di perlintasan penyeberangan antara Jalan Mujahir dan Jalan Tongkol, Kel. Pardomuan, Kec. Siantar Timur dilakukan dengan keluarga korban pada hari Jumat (23/1/26).
Jasad korban yang sebelumnya tidak diketahui identitasnya alias Mr.X tersebut akhirnya telah dijemput oleh keluarganya pada hari Jumat (23/1/26) setelah pihak keluarga datang ke RSUD dr. Djasamen Saragih untuk mengkonfirmasi identitasnya.
Saat ditemui, Rista Sinaga (65) yang merupakan Opung (nenek) korban mengatakan bahwa ia mendengar kabar nahas tersebut dari adiknya yang mengetahui ciri-ciri korban yang ia duga merupakan cucu perempuannya.
“Saya mengetahui ini dari adik saya, bahwa cucu saya Velly yang ditabrak kereta api semalam,” ujarnya
Nenek dari korban menjelaskan bahwa korban bernama Velly Irawan (14) dan sedang menempuh pendidikan kelas 3 SMP di sekolah Mars, Pematangsiantar.
“Cucu saya ini tidak pernah keluar rumah, jika dia keluar harus ijin terlebih dahulu, ibunya bekerja di Malaysia dan ayahnya di Palembang,” ucapnya.
Ia mengungkapkan bahwa selama ini cucunya tersebut tinggal bersamanya di Jalan Sentosa Bawah Pasar III, Kel. Asuhan, Kec. Siantar Timur. (Jono)












![[1] Yayasan Kawan Lama Tingkatkan Pendapatan Penenun Dayak Iban hingga 360%](https://garudanews.co/wp-content/uploads/2026/02/1-Yayasan-Kawan-Lama-Tingkatkan-Pendapatan-Penenun-Dayak-Iban-hingga-360-200x112.jpg)
