Akibat Kelelahan, Seorang Lansia Ditemukan Meninggal Dunia Usai Mencuci di Sungai

GARUDANEWS.co, Pematangsiantar – Suasana tenang di Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, mendadak berubah menjadi duka mendalam pada Jumat (13/3/2026) siang. Seorang wanita lanjut usia (lansia) ditemukan tak bernyawa di sebuah jalan tanjakan setelah melakukan aktivitas rutinnya mencuci pakaian di sungai.

Peristiwa yang menggegerkan warga sekitar ini diduga kuat dipicu oleh kelelahan fisik yang ekstrem serta riwayat penyakit yang diderita korban.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, korban yang diketahui bernama Toria Gultom, 60 tahun terlihat berjalan kaki membawa cucian dari arah sungai menuju kediamannya. Medan jalan yang menanjak diduga menjadi tantangan berat bagi kondisi fisik korban.

“Ibu itu baru pulang mencuci. Pas di tanjakan, sepertinya beliau keberatan bawaan atau kecapean, jadi sempat berhenti sebentar. Tidak lama setelah itu, beliau tiba-tiba jatuh tergeletak,” ungkap Marga Sinaga, salah seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut.

Warga yang melihat kejadian itu pun berhamburan memberikan pertolongan. Namun sayangnya, nyawa Toria tidak dapat tertolong lagi.

Adik kandung korban, Betman Gultom, menjelaskan bahwa kakaknya memang memiliki kondisi kesehatan yang rentan. Selain faktor usia, Toria diketahui memiliki riwayat penyakit stroke dan masalah pada kakinya yang membuat pergerakannya terbatas.

“Kakak saya di sini memang mengekos, kalau asalnya dari Nagori Marihat Huta, Simalungun. Beliau memang punya riwayat penyakit stroke sebelumnya, itu mungkin yang membuat fisiknya lemah saat kelelahan hebat,” tutur Usman dengan nada sedih.

Pihak Kepolisian dari Polsek Siantar Martoba segera tiba di lokasi setelah menerima laporan warga. Setelah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan awal, polisi memberikan pernyataan sementara terkait penyebab kematian.

Kini, isak tangis menyelimuti keluarga dan tetangga yang mengenal sosok Toria sebagai pribadi yang ramah di lingkungan tempat tinggalnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *