Bankom Garuda Bawa Harapan ke Sibolga, Solidaritas yang Menyembuhkan Luka di Tengah Duka

Joni Monang Siregar, Ketua Umum Bankom Garuda (baju kuning) saat menyerahkan bantuan untuk warga Sibolga. (Istimewa)

GARUDANEWS.co, Sibolga – Hujan deras yang mengguyur Sibolga pada 25 November 2025 meninggalkan luka mendalam. Rumah-rumah hanyut, jalanan terputus, dan banyak keluarga harus bertahan dengan segala keterbatasan. Namun di tengah duka itu, hadir rombongan Bankom Garuda membawa bukan hanya bantuan, tetapi juga harapan.

Kamis (4/12/2025), rombongan Bankom Garuda tiba di Posko Bantuan Kota Sibolga. Warga menyambut dengan mata berkaca-kaca, seolah beban yang mereka pikul sedikit terangkat. Bantuan berupa beras, mie instan, minyak goreng, pakaian layak pakai, hingga 1 unit STARLINK untuk mendukung komunikasi di daerah terisolasi, menjadi simbol nyata kepedulian.

Bacaan Lainnya

“Kami datang bukan hanya membawa beras atau pakaian. Kami datang membawa pesan bahwa mereka tidak sendiri. Ada tangan-tangan yang siap merangkul, ada hati yang peduli, dan ada harapan yang terus hidup meski bencana melanda,” tutur Joni Monang Siregar, Ketua Umum Bankom Garuda, dengan suara bergetar usai menyerahkan bantuan.

Bantuan ini lahir dari kolaborasi banyak pihak. Keluarga Besar Bankom Garuda, Lions Club Siantar Merdeka, alumni SMA Methodist Pematangsiantar ’99, SMA Sultan Agung ’98, serta Selamat Celular Pematangsiantar. Mereka bergandengan tangan, membuktikan bahwa kepedulian tidak mengenal batas wilayah maupun latar belakang.

Relawan yang ikut serta menembus jalanan licin, mengangkat karung beras, dan membagikan pakaian layak pakai. Di wajah mereka terpancar kelelahan, namun juga keteguhan hati dan memastikan setiap keluarga terdampak mendapat perhatian.

Bagi warga, kehadiran Bankom Garuda dan para mitra bukan sekadar logistik, melainkan pengingat bahwa mereka masih dicintai, masih diperhatikan, dan masih punya harapan untuk bangkit.

STARLINK yang dibawa menjadi jembatan komunikasi, memastikan koordinasi bantuan berjalan lancar. Namun lebih dari itu, solidaritas yang hadir menjadi jembatan hati: menghubungkan mereka yang memberi dan menerima dalam satu ikatan kemanusiaan.

Bencana memang meninggalkan luka, tetapi solidaritas memberi kekuatan untuk menyembuhkan. Bankom Garuda bersama para donatur dan relawan telah menunjukkan bahwa kepedulian sosial bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata yang menyentuh kehidupan.

Di tengah derasnya arus banjir dan longsor, mereka membawa arus lain, arus harapan, arus kebersamaan, dan arus cinta untuk sesama.

“Terima kasih juga kami ucapkan kepada seluruh Keluarga Besar Bankom Garuda yang telah mendukung kegiatan ini, demikian juga kepada para donatur dan relawan yang turut serta. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ungkap Monang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *