Founder hingga Influencer Muda Ramai-ramai Gabung ke Demokrat, AHY: Politik Bukan Sekadar Jalan Meraih Kekuasaan

GARUDANEWS.co, JAKARTA — Sebanyak 13 founder, investor, pengusaha, dan influencer muda resmi bergabung dengan Partai Demokrat. Mereka menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam agenda The Grand Entrance: Seven Founders • Future Leaders • One Movement di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2026) malam.

Sebanyak 13 founder, investor, pengusaha, dan influencer muda yang bergabung dengan Partai Demokrat tersebut yakni Andry Hakim (Founder & Chief Investment Officer Stockwise), Vincent Liyanto (Founder Kungfu Pajak), Seiya Kawakami (Founder Kampus Saham), Andrian Wijaya (Founder Venture Wise), Aditya Chandra (Founder Propertypreneurs.id), Daniel Wiguna (Founder Vedara Capital/Sucor), Dennis Liuwinta, Andi Halid, Michael Gunawan, Edo Utama, Marshella Angelina, drg. Grady, dan Sayyid Assegaf.

Bacaan Lainnya

AHY menyambut positif bergabungnya para generasi muda dari berbagai latar belakang profesi tersebut. Ia menilai kehadiran mereka membawa energi dan idealisme baru bagi Partai Demokrat sekaligus memperkuat optimisme terhadap masa depan Indonesia.

“Kalau anak muda punya idealisme, saya menjadi semakin bersemangat, tetapi juga semakin optimistis, karena masa depan Indonesia akan semakin baik ketika semakin banyak Generasi Z yang punya spirit seperti teman-teman sekalian,” ujar AHY.

Menurut AHY, politik tidak semestinya dipandang semata-mata sebagai jalan untuk mendapatkan kekuasaan. Politik harus menjadi sarana untuk menghadirkan kebaikan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Tentu hadirnya kita di sini adalah untuk melakukan hal-hal yang baik, hal-hal yang mulia. Dan politik adalah jalan. Politik yang katanya tujuannya adalah mendapatkan kekuasaan, rasanya lebih dari sekadar itu,” tegasnya.

AHY juga menekankan pentingnya proses pembelajaran dan pembinaan bagi para kader muda yang baru memasuki dunia politik. Ia mengapresiasi para anggota baru Demokrat yang menyampaikan keinginan untuk mendapatkan bimbingan, pembinaan, serta ditempa dalam proses perjalanan politik.

AHY menceritakan bahwa dirinya juga melalui proses panjang ketika bertransformasi dari dunia militer ke politik. Sebelum terjun ke politik, AHY meniti karier selama sekitar 20 tahun di TNI. Perbedaan karakter kedua dunia tersebut membuatnya harus banyak belajar, mencari mentor, dan beradaptasi.

“Juga digembleng. Juga ditempa. Juga saya belajar banyak, mencari mentor agar tidak salah jalan,” ujarnya.

Menurut AHY, perjalanan politik membutuhkan lingkungan dan ekosistem yang tepat agar seorang politisi tidak kehilangan arah. Ia mengingatkan bahwa pergaulan dan lingkungan politik turut menentukan bagaimana seseorang menjalani karier dan menggunakan kekuasaan..

Sebaliknya, AHY meyakini lingkungan politik yang dibangun atas dasar idealisme serta cara-cara yang baik dan benar dapat melahirkan politisi yang tidak hanya sukses secara politik, tetapi juga semakin bermanfaat bagi negara.

“Tetapi sebaliknya, kalau dalam ekosistem, dalam rumah, dalam keluarga yang punya idealisme dan punya cara yang baik dan benar untuk mencapai kemenangan dan kesuksesan atau kekuasaan tadi, insyaallah bukan hanya menjadi politisi yang sukses, tetapi juga menjadi orang-orang yang semakin bermanfaat untuk negara ini,” tuturnya.

AHY juga mengaku terkesan mendengarkan testimoni para anggota baru yang mengenang berbagai hal baik pada masa kepemimpinan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurutnya, hal tersebut menjadi sesuatu yang membanggakan karena sebagian dari mereka masih sangat muda ketika SBY memimpin Indonesia.

“Mendengarkan itu dari anak muda yang mungkin ketika Pak SBY memimpin masih kecil, atau bahkan pada zaman ketika mungkin belum lahir, tetapi bisa menuturkan itu dengan baik, mengenang legacy, dan kembali merindukan hal-hal baik yang sungguh membahagiakan kami, keluarga, dan keluarga besar Partai Demokrat,” ujar AHY.

Ia menilai hal-hal baik akan selalu dikenang meskipun zaman dan generasi terus berganti. Karena itu, AHY mengajak para anggota baru Demokrat untuk menjadikan politik sebagai ruang untuk meneruskan hal-hal baik dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, AHY juga menegaskan bahwa Partai Demokrat merupakan rumah bersama bagi seluruh kader dan anggota baru untuk bertukar gagasan, memperluas pengalaman, serta membangun masa depan bersama.

“Ini rumah kita semuanya. You are most welcome untuk datang kapan saja. Berbagi pandangan, pikiran, belajar, dan juga mendapatkan pengalaman dari yang lainnya. Selamat datang. Selamat bergabung di Partai Demokrat. Semoga sukses,” pungkas AHY.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *