Jalankan Instruksi Gus Muhaimin! Penry Nababan Cetak Kader Muda Revolusioner Lewat Sekolah Kader Perubahan

GARUDANEWS.co, Labuhanbatu — Anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu dari Fraksi PKB, Penry Patartua Nababan, SH, MH, menggelar kegiatan “Sekolah Kader Perubahan” sebagai tindak lanjut dari instruksi Ketua Umum DPP PKB, H. Gus Muhaimin, yang menekankan pentingnya transformasi politik di kalangan generasi muda.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Lapangan Futsal, Desa Tanjung Sarang Elang, Kecamatan Panai Hulu, ini diikuti oleh sekitar 100 peserta dari kalangan Gen Z, milenial, dan ibu rumah tangga dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3 dan Tarik. Tujuannya adalah membentuk kader muda yang tidak hanya memahami ideologi partai, tetapi juga mampu menyerap dan menyuarakan aspirasi masyarakat secara langsung.

Bacaan Lainnya
“Sekolah Kader Perubahan ini menjadi sarana penting untuk menyiapkan relawan yang siap berperan aktif dalam politik, sekaligus memperkuat dedikasi terhadap masyarakat,” ujar Penry dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tahunan ini diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang mumpuni dan memperluas jaringan pengenalan terhadap partai politik yang berpihak pada keberagaman.

Ketua Lembaga Kaderisasi Provinsi (LKP) DPW PKB Sumut, H.A. Jabidi Ritonga, SH.i, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Penry Nababan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan partisipasi aktif PKB dalam pendidikan politik masyarakat.

“Sekolah Kader Perubahan adalah wujud nyata komitmen PKB, khususnya oleh Bapak Penry Nababan, dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Tujuannya agar masyarakat memahami politik, menggunakan hak politiknya sebagaimana diatur dalam UUD, dan tidak lagi anti terhadap politik,” tegas Jabidi.

Ia juga menambahkan bahwa kaderisasi ini bukan hanya soal pembentukan struktur partai, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran PKB di tengah masyarakat secara langsung—bertemu, berdialog, dan menyerap aspirasi, bukan hanya datang saat Pemilu atau Pilkada.

“PKB tidak ingin menjadi partai yang hanya muncul saat kampanye. Kami ingin hadir secara konsisten, menyapa masyarakat, mendengar keluhan mereka, dan menjadi bagian dari solusi. Inilah makna kaderisasi yang sesungguhnya,” tambahnya.

Jabidi juga menekankan bahwa Cak Imin adalah role model politik yang konsisten memperjuangkan keberagaman, keadilan sosial, dan keterlibatan anak muda dalam politik.

“Mengapa harus berpolitik? Karena politik adalah jalan untuk memperjuangkan nilai, keadilan, dan masa depan. Relawan PKB harus memiliki keterampilan dasar berpolitik: mendengar, menyampaikan aspirasi, memahami regulasi, dan menjaga etika dalam berkomunikasi. Ini bukan sekadar strategi, tapi bentuk pengabdian,” jelas Jabidi.

Ia menutup dengan ajakan kepada generasi muda untuk tidak alergi terhadap politik, melainkan menjadikannya sebagai ruang perjuangan yang bermartabat.

“Kalau bukan kita yang terlibat, maka suara kita akan diwakili oleh yang tidak memahami kebutuhan kita. Politik bukan sekadar kekuasaan, tapi tentang keberpihakan dan keberanian untuk memperjuangkan kebaikan,” pungkasnya.

Dukungan juga datang dari Nahdlatul Ulama (NU) Panai Hulu, yang diwakili oleh H. Rasmizan. Dalam arahannya, ia menyambut baik kegiatan tersebut dan menyatakan kesiapan NU untuk bersinergi dalam mendukung kemajuan PKB di daerah.
“Kami dari NU siap mendukung langkah-langkah strategis PKB dalam membangun kesadaran politik masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun partisipasi politik yang inklusif dan progresif di Labuhanbatu, sejalan dengan semangat perubahan yang diusung oleh PKB.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *