Pedagang Mie Ditemukan Meninggal dalam Kondisi Tergantung, Terdapat Surat di Dekat Jenazah

GARUDANEWS.co, Pematangsiantar – Jalan Wahidin, Gang Naga, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, mendadak ramai. Rabu (3/6/2026) sore itu, kabar duka menyebar cepat: seorang pedagang mie berinisial YT (60), ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya, Rabu (3/6/2026).
Puluhan masyarakat tampak memadati lokasi setelah kabar meninggalnya YT menyebar dengan cepat. Aparat kepolisian bersama tim INAFIS dan BPBD juga langsung turun ke tempat kejadian untuk melakukan penyelidikan.
Menurut keterangan warga setempat, kejadian tersebut pertama kali diketahui setelah seorang teknisi AC datang ke rumah almarhum. Saat hendak melakukan pekerjaannya, teknisi tersebut mendapati kondisi mencurigakan di dalam rumah dan segera memberitahukannya kepada warga sekitar.
“Awalnya ada tukang AC yang datang. Setelah melihat ke dalam rumah, dia langsung memberitahu warga bahwa ada orang meninggal di dalam,” ujar Sumarni, salah seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi.
Sebelumnya, sejumlah warga juga mengaku sempat mencium aroma tidak sedap yang berasal dari sekitar bangunan tersebut. Warga yang berdatangan kemudian dibuat terkejut setelah mengetahui almarhum ditemukan dalam kondisi tergantung di dalam rumah kontrakannya.
Pada saat yang sama, ditemukan pula sepucuk surat yang diduga ditulis oleh almarhum yang ditujukan kepada seorang wanita yang diduga sebagai kekasih almarhum. Surat tersebut berisi sejumlah ungkapan sakit hati yang dirasakan oleh almarhum.
Almarhum diketahui sehari-hari berprofesi sebagai pedagang makanan yang cukup dikenal. Namun menurut warga, YT termasuk sosok yang jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar dan baru beberapa bulan terakhir menetap di kawasan tersebut.
“Belum lama tinggal di sini, mungkin belum sampai setahun. Orangnya memang lebih banyak sendiri dan tidak terlalu banyak bergaul,” kata Sumarni.
Keterangan lain disampaikan Andi, warga setempat yang mengenal almarhum. Ia mengatakan korban sudah cukup lama tinggal seorang diri setelah berpisah dari istrinya. Dalam beberapa hari terakhir, warga mulai merasa ada yang tidak biasa karena tidak lagi terlihat berjualan maupun beraktivitas seperti biasanya.
“Biasanya masih kelihatan berjualan. Tapi beberapa hari belakangan ini sudah tidak tampak sama sekali. Bahkan ada juga yang datang mencarinya beberapa hari lalu,” ungkap Andi.
Saat personel Polsek Siantar Utara bersama Tim Inafis Polres Pematangsiantar sedang melakukan olah tempat kejadian perkara, adik kandung almarhum datang. Kemudian pihak kepolisian menanyakan apakah akan dilakukan prosedur otopsi, namun adik almarhum tidak menghendaki sehingga jenazah langsung dibawa ke ke rumah duka yang berada di Jalan Cipto. (Jono)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *