GARUDANEWS.co, Simalungun – Polres Simalungun mengingatkan para orang tua agar tidak lengah dalam mengawasi aktivitas anak di dunia digital. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, ancaman seperti perundungan siber (cyberbullying), paparan konten negatif, hingga kecanduan gawai dinilai menjadi tantangan serius yang dapat mengganggu tumbuh kembang generasi muda.
Imbauan tersebut disampaikan Kanit Jatanras Satreskrim Polres Simalungun IPDA Bolon Hot Situngkir, S.H., Senin (20/7/2026). Menurutnya, pendampingan orang tua menjadi benteng utama agar anak dapat memanfaatkan teknologi secara aman, sehat, dan bertanggung jawab.
“Anak membutuhkan bimbingan, bukan dibiarkan sendirian di dunia digital. Teknologi memang memberikan banyak manfaat, tetapi tanpa pengawasan juga dapat membuka peluang munculnya berbagai ancaman bagi anak,” ujar IPDA Bolon Hot Situngkir.
Ia menjelaskan, penggunaan internet yang tidak diawasi dapat membuat anak rentan menjadi korban maupun pelaku perundungan siber, terpapar konten yang tidak sesuai usia, hingga mengalami kecanduan gadget yang berdampak pada kesehatan mental, perkembangan sosial, dan prestasi belajar.
Karena itu, Polres Simalungun mengajak para orang tua untuk lebih aktif mendampingi anak saat menggunakan internet, mengetahui aktivitas digital mereka, serta membangun komunikasi yang terbuka agar anak tidak ragu menceritakan pengalaman maupun persoalan yang dihadapi di media sosial.
“Bangun komunikasi yang baik dengan anak dan ajarkan mereka bijak menggunakan media digital sejak dini. Dengan begitu, mereka akan lebih mampu memilah informasi yang bermanfaat dan menghindari pengaruh negatif dunia maya,” jelasnya.
IPDA Bolon menambahkan, menciptakan ruang digital yang aman bukan hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga memerlukan dukungan sekolah, lingkungan, dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk membangun ekosistem digital yang sehat bagi tumbuh kembang anak.
Menurutnya, edukasi literasi digital sejak usia dini merupakan investasi penting untuk membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi.
“Karena menjaga anak hari ini berarti menjaga masa depan bangsa,” tegasnya.
Melalui imbauan ini, Polres Simalungun menegaskan komitmennya untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai perlindungan anak, baik di dunia nyata maupun di ruang digital. Kepolisian berharap seluruh pihak dapat berperan aktif menciptakan lingkungan digital yang aman sehingga anak-anak Indonesia, khususnya di Kabupaten Simalungun, dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan terlindungi dari berbagai ancaman dunia maya.(Sep)
