Prodi PKN FKIP Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar Gelar Lomba Debat Pancasila Tingkat SMA se-Kota Siantar

GARUDANEWS.co, SIANTAR – Program Studi (Prodi) Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang kritis, berkarakter, dan berjiwa kebangsaan melalui penyelenggaraan Lomba Debat Pancasila Tingkat SMA/SMK se-Kota Pematangsiantar.

Kegiatan yang digelar bersama Himpunan Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan tersebut berlangsung di Lantai III Biro Rektor Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Jalan Sangnawaluh, Kecamatan Siantar Timur, Sabtu (1/8/2026), dengan mengusung tema “Nalar Pancasila: Rekonstruksi Pemimpin Masa Depan yang Progresif dalam Gagasan dan Solutif dalam Tindakan.”

Bacaan Lainnya

Ketua Prodi Pendidikan Kewarganegaraan FKIP Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Dr. Prini Ambarita, didampingi dosen Pendidikan Kewarganegaraan Daulat Banjarnahor, mengatakan kegiatan ini menjadi ruang intelektual bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan berpikir kritis sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika perkembangan zaman.

“Lomba debat ini diikuti sembilan sekolah tingkat SMA dan SMK di Kota Pematangsiantar, dengan masing-masing sekolah mengirimkan tiga peserta terbaik sebagai delegasi,” ujarnya.

Menurutnya, kompetisi tersebut tidak sekadar menjadi ajang adu argumentasi, tetapi juga sarana membangun nalar Pancasila sebagai fondasi utama dalam berpikir, bersikap, dan mengambil keputusan sebagai calon pemimpin masa depan.

Selain memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila, peserta juga didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, sistematis, serta meningkatkan keterampilan public speaking yang didasarkan pada argumentasi logis dan data empiris.

Dr. Prini menambahkan, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi akademik antarpelajar SMA/SMK se-Kota Pematangsiantar, sehingga mampu menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat, sportif, sekaligus mempererat kolaborasi di kalangan generasi muda.

Lebih jauh, lomba debat ini diharapkan melahirkan generasi yang memiliki kepekaan terhadap berbagai isu sosial, hukum, politik, dan pendidikan, sehingga mampu menjadi agen perubahan yang inovatif, solutif, dan bertanggung jawab bagi bangsa.

Melalui penyelenggaraan kegiatan tersebut, Prodi Pendidikan Kewarganegaraan FKIP Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar juga menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan akademik yang konsisten mencetak calon pendidik kewarganegaraan berkualitas, berintegritas, dan siap menjawab tantangan Indonesia di masa depan.(Sep)

Pos terkait