Rumah Zakat Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Pelaku UMKM

GARUDANEWS.co, BATUBARA – Dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dan memperkuat usaha mikro di tingkat desa, Rumah Zakat kembali menyalurkan bantuan modal usaha kepada pelaku usaha kecil melalui program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan bersama Badan Usaha Milik Masyarakat (BUMMAS). Kali ini, bantuan diberikan kepada Erawani, seorang pedagang kue basah keliling yang tinggal di Dusun IX Jalan Pantai Terang Bulan, Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara.

Bagi Erawani, usaha berjualan kue basah bukan sekadar aktivitas ekonomi, melainkan menjadi sumber penghidupan utama untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. Setiap pagi, ia menyiapkan berbagai jenis kue basah yang kemudian dijual dengan cara berkeliling ke pasar tradisional dan lingkungan masyarakat di sekitar Tanjung Tiram.

Bacaan Lainnya

Meski dijalankan dengan penuh semangat dan ketekunan, usaha yang dirintis Erawani selama ini tidak lepas dari berbagai tantangan, terutama keterbatasan modal usaha. Kondisi tersebut sering kali membatasi jumlah produksi dan variasi kue yang dapat dibuat setiap harinya. Akibatnya, peluang untuk meningkatkan pendapatan dan memperluas pasar belum dapat dimaksimalkan.

Melihat kondisi tersebut, Rumah Zakat hadir memberikan dukungan melalui bantuan modal usaha sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pelaku usaha mikro yang memiliki semangat kuat untuk berkembang. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu Erawani dalam menambah persediaan bahan baku, meningkatkan kapasitas produksi, memperbaiki kualitas produk, serta memperluas jangkauan pemasaran.

Program bantuan modal usaha ini merupakan bagian dari ikhtiar Rumah Zakat dalam menciptakan masyarakat yang berdaya secara ekonomi. Melalui pendekatan pemberdayaan, Rumah Zakat tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga mendorong tumbuhnya kemandirian dan keberlanjutan usaha bagi para penerima manfaat.

Erawani mengaku sangat bersyukur dan bahagia atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi penyemangat baru untuk terus mengembangkan usaha yang selama ini dijalankan dengan segala keterbatasan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas bantuan modal usaha yang diberikan oleh Rumah Zakat dan para donatur. Bantuan ini sangat berarti bagi saya untuk menambah modal usaha, membeli bahan baku yang lebih banyak, dan meningkatkan hasil jualan setiap harinya. Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah peduli dan membantu usaha kecil seperti saya. Semoga Allah membalas semua kebaikan dengan keberkahan yang berlipat ganda,” ungkap Erawani penuh haru.

Ahmad Fauzi selaku Fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat Desa Suka Maju menjelaskan bahwa dukungan terhadap pelaku usaha mikro menjadi salah satu fokus program pemberdayaan ekonomi yang terus dijalankan. Menurutnya, banyak masyarakat yang memiliki potensi usaha dan kemauan kuat untuk berkembang, namun terkendala oleh keterbatasan modal dan akses pengembangan usaha.

“Kami berharap bantuan ini dapat menjadi stimulan bagi Ibu Erawani untuk meningkatkan produktivitas usahanya. Dengan bertambahnya modal usaha, diharapkan pendapatan keluarga juga meningkat sehingga mampu menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. Rumah Zakat akan terus berupaya menghadirkan program-program pemberdayaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat, Rumah Zakat terus berkomitmen mendampingi para pelaku usaha mikro agar mampu tumbuh dan berkembang. 

Rumah Zakat meyakini bahwa usaha kecil memiliki peran besar dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, penguatan sektor usaha mikro menjadi salah satu strategi penting dalam menciptakan keluarga yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera.

Pos terkait