Wamenkes Tinjau Layanan Bedah Robotik di RSU Bunda Jakarta, Apresiasi Komitmen Inovasi BMHS

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR (kanan depan) meninjau langsung tindakan bedah urologi menggunakan teknologi robotik di ruang operasi RSU Bunda Jakarta bersama Prof. dr. Ponco Birowo, Sp. U (K), Subsp. Andrologi, Ph.D – Dokter Spesialis Urologi RSU Bunda Jakarta (tengah depan)

GARUDANEWS.co, Jakarta — PT Bundamedik Tbk (BMHS) menerima kunjungan Wakil Menteri Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, ke layanan bedah robotik RSU Bunda Jakarta. Kunjungan ini menjadi momentum untuk melihat langsung kesiapan ekosistem pendukung penerapan teknologi medis, mulai dari tenaga ahli, infrastruktur, hingga sistem layanan, dalam menghadirkan manfaat optimal bagi pasien.

Presiden Komisaris PT Bundamedik Tbk, Dr. dr. Ivan Rizal Sini, GDRM, MMIS, MBA, FRANZCOG, Sp.OG, menjelaskan bahwa pengalaman lebih dari satu dekade dalam bedah robotik menjadi modal penting bagi BMHS dalam menentukan pemanfaatan teknologi secara tepat. “Bedah robotik bagi kami bukan sekadar capaian jumlah tindakan atau investasi teknologi. Pengalaman selama lebih dari satu dekade justru menjadi landasan kami untuk terus menilai kesesuaian indikasi klinis hingga mengambil keputusan klinis dengan lebih akurat. Kami menempatkan teknologi sebagai bagian dari upaya memberikan hasil dan pengalaman yang lebih baik, agar kemajuan teknologi benar-benar diterjemahkan menjadi kualitas layanan yang nyata bagi pasien.”

Pengalaman Jadi Basis Pengembangan Akses dan Kapasitas Layanan Kompleks

Sejak pertama kali dihadirkan di Indonesia pada 2012, RSU Bunda Jakarta telah menangani hampir 1.000 tindakan bedah robotik. Bagi BMHS, capaian ini menjadi cerminan akumulasi pengalaman klinis yang dapat digunakan untuk memperkuat pengambilan keputusan medis paling tepat dalam penggunaan bedah robotik.

BMHS juga terus melakukan investasi pada teknologi medis generasi terbaru sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas kapabilitas layanan, yang turut didukung oleh tim dokter dan tenaga medis berpengalaman, pelatihan dan sertifikasi, clinical pathway, infrastruktur kamar operasi, serta sistem keselamatan pasien. Pengembangan layanan ini sejalan dengan prinsip patient-first yang menjadi dasar pengembangan layanan BMHS, dengan keputusan penggunaan teknologi yang tetap mempertimbangkan kondisi pasien, indikasi klinis, kompleksitas kasus, serta manfaat yang diharapkan.

Direktur Utama PT Bundamedik Tbk, Dr. Agus Heru Darjono, menjelaskan, “Kami melihat pengembangan teknologi medis sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat kapabilitas jaringan BMHS. Fokus kami bukan hanya menghadirkan teknologi, tetapi membangun kapasitas layanan secara berkelanjutan agar akses terhadap layanan kesehatan kompleks dapat berkembang berkesinambungan dan menjangkau lebih banyak masyarakat.”

Dalam kunjungannya, Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, turut meninjau penerapan teknologi bedah robotik di RS Bunda Jakarta, termasuk mengobservasi secara langsung tindakan bedah urologi oleh Prof. dr. Ponco Birowo, Sp.U(K), Subsp. Andrologi, Ph.D, tim dokter robotic telesurgery pertama di Indonesia & Dokter Spesialis Urologi RSU Bunda Jakarta di ruang operasi.

Wakil Menteri Kesehatan juga berdialog dengan tim dokter RS Bunda Jakarta, di antaranya Dr. dr. Sita Ayu Arumi, Sp.OG, M.Sc (HumRepro), FESICOG, MIGS, dokter bedah robotik perempuan pertama di Indonesia & Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi RS Bunda Jakarta, dan Dr. dr. Norman Zainal, Sp.OT, M.Kes, FICS, CCD, Dokter Spesialis Ortopedi RSU Bunda Jakarta, mengenai penerapan bedah robotik serta perkembangan layanan medis berbasis teknologi Peninjauan ini memberikan gambaran mengenai penerapan teknologi bedah robotik yang didukung oleh pengalaman klinis, tenaga ahli, serta infrastruktur dan sistem pendukung yang terintegrasi.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR menyampaikan, “Pengembangan teknologi kesehatan perlu berjalan beriringan dengan kesiapan tenaga kesehatan, tata kelola, standar keselamatan, dan sistem pendukung yang memadai. Kami mengapresiasi kontribusi RS Bunda Jakarta sebagai salah satu pionir bedah robotik dalam membangun kapabilitas dan ekosistem teknologi ini di Indonesia. Pengalaman tersebut diharapkan dapat terus mendorong peningkatan kapasitas serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.”

Kunjungan ini juga menjadi bagian dari dialog antara pemerintah dan penyedia pelayanan kesehatan dalam melihat perkembangan teknologi medis dan potensinya untuk mendukung penguatan layanan kesehatan di Indonesia. Melalui pengembangan bedah robotik yang didukung pengalaman klinis, tenaga ahli, dan sistem pelayanan yang matang, BMHS berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan medis kompleks yang semakin presisi, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan pasien, sekaligus berkontribusi terhadap perkembangan ekosistem layanan kesehatan modern di Indonesia.

 

Pos terkait